Muhasabah Cinta

Senin, 25 Agustus 2008

Menara Hati

Takkan pernah kau duga, saat hati sedang merona
Saat senyum sedang merekah, berkembang begitu indah
Namun sekejap semua terasa menyakitkan…
Begitu sayang ataukah begitu cintanya pada jasad
Hingga tanpa sadar terbawa suasana
Pergerakannya begitu mengejutkanku
Walau kubiarkan anganku menggodaku dalam kesadaranku
Dan membawa jiwaku melayang tak berarah
Seolah aku menyerah dengan perasaanku
Aaah andai aku dapat berlari atau menghentikan waktu
Sehingga aku takkan terluka karenanya
Dan biarkan dia menjadi sesuatu yang indah di hatiku
Namun dia tetaplah dia, yang sungguh begitu berani seolah aku sama dengan yang lain
Sungguh, aku tetap berbeda….
Jangan samakan aku dengan siapapun yang pernah mengisi hatimu
Jangan perlakukan aku seolah aku tlah terbiasa
Sungguh takkan pernah ingin aku membiasakan hidupku dengan aktivitas itu
Aku mudah kecewa dan kini aku terluka
Walau maaf tetap dapat kuterima
Namun biarlah waktu yang kan menghilangkan sakit di hati ini
Hingga aku mampu melihat keindahan dalam hidupmu
Tanpa ternoda, tanpa kecewa dan menjadi sempurna
Walau aku tak pernah mencari makhluk yang sempurna
Aku hanya ingin belajar mencintai makhluk yang tak sempurna dengan cara yang sempurna
Hingga kuraih cinta yang sempurna dari Sang Pemilik Kesempurnaan

School, 20 Agustus 2008

Tidak ada komentar: